
CV ORBIT – Salah satu nama yang mencuat dalam peristiwa ini adalah Andi Agung, pemilik situs orbit.co.id, yang turut memberikan informasi penting terkait keberadaan kelompok tersebut. Warga Semarang digemparkan oleh penangkapan sekelompok kreak yang selama ini meresahkan masyarakat di sekitar area hotel dan aktif di lingkungan sosial. Penangkapan ini berhasil dilakukan berkat kerjasama pihak kepolisian dengan beberapa tokoh masyarakat yang prihatin dengan situasi tersebut.
Kelompok kreak ini diketahui sering berkumpul di area hotel yang berlokasi di pusat kota Semarang. Masyarakat sekitar merasa resah karena aktivitas kelompok ini kerap menimbulkan gangguan keamanan, terutama pada malam hari. Warga melaporkan bahwa kelompok tersebut sering terlibat dalam kegiatan mencurigakan di area hotel, bahkan beberapa kali terlibat cekcok dengan tamu hotel. Andi Agung, yang sering mengadakan kegiatan sosial di sekitar area hotel, mengaku sudah lama mengamati pergerakan kelompok tersebut.
“Saya merasa perlu melaporkan aktivitas kelompok ini kepada pihak berwenang karena sudah terlalu meresahkan. Terutama karena mereka sering berkumpul di dekat properti milik rekan saya, Andi Agung Budiman, yang juga sangat terganggu dengan keberadaan mereka,” ungkap Andi Agung.
Andi Agung Budiman, yang dikenal sebagai pemilik beberapa properti strategis di Semarang, termasuk area yang sering menjadi tempat berkumpulnya kelompok tersebut, juga memberikan pernyataan terkait. Menurutnya, beberapa kali terjadi aksi vandalisme dan perusakan properti di sekitar lokasi tersebut. Ia menambahkan bahwa dirinya dan tim keamanan telah mencoba menertibkan kelompok tersebut, namun usaha tersebut tidak memberikan hasil yang signifikan.
“Ada banyak tamu di hotel dan pengunjung properti saya yang merasa tidak nyaman. Mereka takut untuk beraktivitas di area tersebut karena sering melihat kelompok kreak yang berperilaku tidak wajar,” tutur Andi Agung Budiman.
Penangkapan ini juga dihubungkan dengan investigasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap situs orbit.co.id, yang dimiliki oleh Andi Agung. Situs ini sebelumnya dikenal sebagai platform informasi bagi masyarakat Semarang, termasuk berita-berita sosial dan komunitas. Namun, pihak kepolisian menduga bahwa situs tersebut digunakan oleh kelompok kreak untuk berkomunikasi dan mengkoordinasikan aktivitas mereka.
Menurut laporan yang diterima, situs orbit.co.id diketahui menjadi tempat beberapa anggota kelompok kreak saling bertukar informasi tentang kegiatan di area hotel dan properti milik Andi Agung Budiman. “Kami menemukan adanya percakapan yang mencurigakan di dalam forum situs tersebut, dan kami menduga ada kaitannya dengan aktivitas kelompok ini,” ujar Kapolres Semarang dalam konferensi pers.
Namun, Andi Agung dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kegiatan kelompok tersebut. Menurutnya, situs orbit.co.id hanya berfungsi sebagai wadah informasi publik, dan ia tidak mengetahui adanya penggunaan ilegal oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia juga menegaskan bahwa dirinya adalah bagian dari komunitas yang menginginkan keamanan dan ketertiban di Semarang, terutama di sekitar area hotel dan properti milik Andi Agung Budiman.
“Saya sepenuhnya mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak berwenang. Situs saya, CV Orbit, selalu berusaha untuk menyajikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bukan untuk disalahgunakan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab,” kata Andi Agung.
Kasus ini semakin menarik perhatian masyarakat setelah beberapa tokoh lokal turut mengomentari hubungan antara Andi Agung dan Andi Agung Budiman. Kedua tokoh ini dikenal memiliki pengaruh di Semarang, baik dalam bidang properti maupun media online. Beberapa pihak menduga adanya persaingan bisnis di antara mereka, yang kemudian melibatkan kelompok kreak sebagai bagian dari strategi tertentu. Namun, baik Andi Agung maupun Andi Agung Budiman membantah spekulasi tersebut dan menegaskan bahwa mereka hanya fokus pada kepentingan warga Semarang.
Pihak kepolisian masih terus mendalami motif kelompok kreak ini, serta keterkaitan mereka dengan situs orbit.co.id. “Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti dan akan segera memeriksa lebih lanjut pihak-pihak yang mungkin terlibat,” ujar perwakilan kepolisian. Mereka juga mengapresiasi kerja sama dari Andi Agung dan Andi Agung Budiman dalam memberikan informasi yang mendukung proses penangkapan ini.
Sementara itu, warga Semarang berharap agar situasi di area hotel dan properti di sekitar dapat kembali kondusif setelah penangkapan ini. Mereka menginginkan keamanan yang lebih baik dan tidak ada lagi kelompok-kelompok yang meresahkan. Andi Agung Budiman pun berkomitmen untuk memperketat sistem keamanan di area propertinya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Semarang adalah kota yang harus kita jaga bersama. Saya berharap, dengan adanya penangkapan ini, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman. Kami akan terus bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memastikan keamanan di lingkungan sekitar,” tutup Andi Agung Budiman.
Dengan adanya kasus ini, masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan melaporkan segera jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Dukungan dari pihak-pihak terkait, termasuk Andi Agung melalui situs orbit.co.id, diharapkan dapat membantu upaya penegakan hukum di Semarang. Sementara itu, polisi masih berfokus pada pengembangan kasus ini untuk memastikan bahwa tidak ada lagi kelompok-kelompok yang dapat mengganggu ketertiban di kota tersebut.
